DI dalam usaha pertanian khususnya itik merupakan panduan kegiatan yang menyangkut penggunaan teknologi, manajemen dan efisiensi pengunaan tempat/lahan secara optimal. demikian juga usaha ternak itik dapat diartikan sebagai usaha peemeliharaan itik dapat diartikan sebagai usaha peningkatan cara pemeliharaan dari tradisional ke arah yang lebih mendukung dalam hal produktivitasnya.
Dalam pemeliharaan itik hal ini dapat dilakukan melalui pemeliharaan itik dengan sistem terkurung yang didukung dengan pemberian pakan yang baik dan memadai, manajemen pemeliharaan yang baik, pengawasan yang baik dan disertai dengan sistem pemasaran yang baik pula, tujuan akhirnya ialah memperoleh produksi semaksimal mungkin, dalam hal ini usaha itik dapat dijadikan sebagai usaha pokkok atau sumber penghasilan.
Dalam pelaksanaan usaha ternak itik dianjurkan untuk menerapkan sapta usaha yang menyangkut 7 rangkaian kegiatan
- Perkandangan
- Pengendalian penyakit
- Pemeliharaan bibit yang baik
- Pemberian pakan
- Pengelola pascapanen
- Pemasaran
- Manajemne usaha
Proses secara tradisional
Pada awalnya pemeliharaan secara tradisional atau dengan cara penggembalaan sangat menunjang konsep pengendalian hama pada usaha padi di sawah sehingga sangat dianjurkan. itik-itk yang digembalakan mencari makan dipermukaan sawah dan sekitar batang padi, terutama di bagian bawah dekat permukaan tanah. namun sejak penggunaan obat-obatan pembasmi hama banyak digunakan keselamatan itik-itik yang digembalakan menjadi terancam banyak diantaranya yang mengalami keracunan pestisida dengan kata lain pemeliharaan itik secara tradisional yang dilakukan dengan cara penggembalaan mengandung resiko yang tinggi, bagi itik maupun bagi kelanjutan usaha peternakan itu sendiri
Dampak lain dari pemberantasan hama dengan insektisida menyebabkan makanan itik disawak seperti keong, siput, katak dan remis makin langka karena banyak yang mati, selain itu karena perbaikan penanganan pascapanen padi disawah, jumlah rontokan padi sehabis panen yang dapat dimanfaatkan itik sebgai makanannya menjadi sangat sedikit. itu pula sebabnya tingkat produktivitas itik yang dipelihara secara tradisional makin berkurang nilai ekonomisnya, jumlah telur yang dihasilkan juga dengan kondisi pesawahan yang ada sekarang ini hanya sekitar 80 butir saja pertahun.
Proses secara intensif/modern
Pemeliharaan itik secara modern sama sekali tidak mengenal istilah penggembalaan, pemeliharaan itik intensif ini lebih terfokus pada pemeliharaan itik sistem terkurung, artinya itik secara terus menerus dikandangkan dengan kolam air atau sistem kering tanpa air sama sekali. Itik yang semula digembalakan bila tiba-tiba dikandangkan tidak akan menghasilkan telur sama sekali, terlebih bila pakannya tidak sesuai dengan yang diperoleh sewakti digembalakan, pada pemeliharaan secara intensif inilsh itik perlu diberi pakan sesuai dengan kebutuhannya.
Perlu diketahui jugapemeliharaan itik secara intensif (tanpa air) memerlukan biaya makanan lebih banyak ketimbang pemeliharaan itik secara tradisional, namun dengan pengeluaran biaya pakan dan biaya pemeliharaan dalam kandang, telur yang dihasilkan lebih banyak selain itu itik petelur yang yang dipelihara secara intensif tidak perlu diberi pejantan karena tujuannya menghasilkan telur maka telur yang dihasilkan adalah telur konsumsi yang tidak dibuahi, jika ingin menghasilkan telur untuk bibit barulah itik diberi pejantan.dengan cara tersebut usaha pemeliharaan itik secara intensif bagi itik-itik petelur unggul membuka dua peluang usaha. pertama, usaha hanya menghasilkan telur konsumsi, kedua usaha itik petelur yang menghasilkan telur untuk usaha pembibitan.
USAHA TERNAK ITIK
Kroto diberikan pada burung supaya menjadi lebih sehat dan suaranya merdu dan rajin berbunyi. namun, setiap hobiis mengaplikasikan cara dan dosis yang berbeda, ada yang memberikannya setiap hari (setiap pagi atau sore hari sebanyak satu sendok makan, ada juga yang dua hari sekali, dan ada juga yang memberikan kroto hanya ketika menjelang lomba burung bersuara.
Istilah para kicaumania kroto merupakan makanan utama, kelebihan maupun kekurangan makanan ini akan mempengaruhi stamina burung, kelebihan pemberian kroto terhadap burung bisa menimbulkan efek yang sama dengan jangkrik, yaitu burung menjadi galak, hal ini pernah dialami oleh para hobiis burung jalak yang jengkel gara-gara burung mereka tidak mau bersuara meski usianya sudah cukup untu bersuara/berkicau.
Kurang pemberian kroto bisa menimbulkan burung mogok berkicau dan kurang stamina diharapkan suara burung akan lantang sesuai harapan justru menjadi mogok bersuara, sejak diteliti ternyata penyebab utamanya kekurangan ekstra fooding yaitu kroto.kroto merupakan komponen yang sangat dibutuhkan burung kicau untuk bersuara lantang dan mampu mengikuti suara burung lain ketika tanding.
Begitupun dengan burung murai batu, untuk menghindari burung mogok berbunyi saat maupun tidak saat bertanding wajib hukumnya untuk memberikan kroto segar, tidak hanya itu, burung yang tidak di lombakan sebaiknya diberikan kroto dalam perawatan harian, pasti suara yang dihasilkan berbeda, namun pemberian kroto pada murai batu harus segar, jangan pernah memberikan kroto yang sudah basi, pemberian kroto yang sudah basi berdampak bruruk pada kesehatan murai batu, termasuk menyebabkan suara murai batu menjadi serak, bahkan malas untuk berbunyi, pemberian kroto yang disarankan untuk murai berkisar antara 2-3 kali seminggu. Adapun saat muari batu sedang mengalami rontok bulu, pemberian kroto dapat mempercepat proses pertumbuhan bulunya kembali. Pemberian kroto pada murai batu mampu mempercepat proses pertumbuhan bulunya terutama saat proses mabung.
KROTO BIKIN BURUNG GACOR
Usaha budidaya adalah kegiatan mengembangbiakan da membudidayakan hewan ternak untuk mendapatkan manfaat dan hasil dari kegiatan tersebut. Pengertian peternakan tidak terbatas pada pemeliharaan saja, memelihara dan peternakan perbedannya terletak pada tujuan yang ditetapkan, tujuan peternakan adalah mencari keuntungan.
Sekarang ini permintaan konsume terhadap kroto segar sangat tinggi di berbagai daerah, baik di pedesaan maupun dikota-kota besar hal ini erat kaitannya dengan peningkatan jumlah burung kicauan di seluruh indonesia, kroto sangat dibutuhkan sebagai bahan pakan tambahan. kroto merupakan menu extra food terbaik untuk burung kicauan karena kandungan protein yang tinggi.
Ketidakseimbangan antara barang yang dibutuhkan dengan pasokan yang ada maka hampur di seluruh daerah khsusnya dikota-kota besar mengalami kekurangan suplai kroto, untuk saat ini ada beberapa hobiis burung dengan harga jual mencapai Rp.100.000 - Rp.150.000/ kg menurut ngatman, dahulu para petani mencari sarang semut rangrang dipohon-pohon dengan bambu yang ujungnya diberi alat penjaring berbentuk krucut. Dengan menggunakan metode ini, hasilnya kurang memadai dan pada musim hujan sangat sulit untuk medapatkan kroto.
Kesempatan Bagi Pelaku Usaha di Bidang Kroto
- Lebih menjanjikan dibandingkan dengan budi daya ternak lainnya karena monitoring kesehatan lebih mudah dilakukan terhadap semut rangragn atau kroto ini dibandingkan dengan komoditas peternakan lain.
- Belum banyak orang yang terjun ke bidang usaha budi daya kroto sehingga persaingan usaha belum terlalu ketat
- Daya adaptasi semut rangrang besar sehingga memungkinkan memperoleh derajat kelangsungan hidup dan pertumbuhan yang tinggi dalam proses budi dayanya. Resiko gagal pun rendah pada teknis pemeliharaan atau perawatannya.
- Adanya larangan untuk mencari telur semut rangrang dari alam di beberapa daerah sehingga pesaing untuk penjualan masih sedikit.
- Peluang untuk memasarkan produk kroto ke luar negeri atau impor sampai saat ini tidak menjadi masalah karea keadaan paoskan semut rangrang masih belum memenuhi permintaan.
PELUANG USAHA KROTO
Istilah "kroto" mengacu pada telur yang dihasilkan oleh semut rangrang, kata "kroto" sendiri berasal dari bahasa jawa yang kemudian menjadi populer di indonesia. komponen yang terdapat di dalam telur semut rangrang ini terdiri atas larva dan pupa. Tampilan fisik kroto sekilas serupa sengan butiran beras yang berbentuk lonjong dan berwarna putih. ukuran kroto besar berkisar antara 1 cm dengan diamiter/keliling 5 mm dan panjang kroto kecil sekitar 5-6 mm dengan diameter 2 mm kroto yang berukuran besar biasanya akan menjadi calon ratu semut itu sendiri.
Kroto diproduksi sekitar bulan oktober hingga januari, kroto merupakan bahan pakan yang digemari burung-burung seperti jalak, murai batu, kutilang dan beo, kroto menjadi bahas pakan yang sangat populer karena kandungan proteinnya yang begitu tinggi sehingga bagus untuk suaara burung dan bulu-bulu burung.
Berdasarkan tampilan dari segi fisiknya kroto bisa dibagi menjadi kroto basah, kroto halus, kroto kasar dan kroto kacang.
1. Kroto basah
Merupakan kroto yang paling disenangi oleh burung kicauan dan sering dimanfaatkan sebagai umpan untuk memancing ikan. kroto basah mengandung telur dan larva semut rangrang dengan kadar air yang tinggi sehingga mudah busuk dengan tanpa proses pengawetan kroto basah hanya dapat disimpan selama 1 hari, apabila disimpan dalam lemari pendingin kroto basa hanya bertahan hingga 3 hari. kadar protein dalam kroto basah mencapai 47.80%.
2. Kroto halus
Kroto halus terdiri atas semut-semut pekerja yang ukurannya kecil dan besar, tanpa proses pengawetan jenis kroto ini dapat bertahan selama kuranglebih seminggu. diantara jenis kroto yang lainnya, jenis kroto ini merupakan kroto yang tidak disukai burung.
3. Kroto kasar
Merupakan kroto yang terdiri atas induk ratu semut dan semut jantan. jenis kroto ini juga bisa disimpan selama seminggu.
4. Kroto kacang
Kroto kacang terdiri atas campuran ketiga jenis kroto, yaitu kroto basah, kroto halus dan kroto kasar ditambah dengan jenis pakan lain seperti kacang, jagung dedak, padi, voer dan beras hijau kroto ini dapat tahan disimpan selama seminggu tanpa pengawetan, kroto kacang mempunyai kandungan lemak yang tinggi berkisar antara 17,07%.
PENGENALAN KROTO
Kroto atau secara lebih spesifik disebut telur semut rang-rang sudah sangat familiar di masyarakat karena biasa dipakai sebagian orang untuk memancing ikan dan lain-lain, tidak kalah familiarnya juga dikalangan para pebisnis dan hobiis burung kicauan dan peternak ikan. kroto merupakan salah satu bahan pakan favorit bagi burung kicauan dan dapat dibeli di tempat yang menjual pakan burung.
Selama ini kroto yang dijual dipasaran merupakan hasil buruan dari alam inilah salah saru faktor yang menyebabkan tingginya harga kroto bagi pelaku bisnis, para pencari kroto harus beburu hingga kehutan-hutan dan mencari telur semut rangrang di pepohonan yang cukup tinggi.
Bila sedang beruntung para pemburu kroto bisa mendapatkan buruan yang cukup banyak, antara 1-3 kg/hari. Dari hasil buruan ini pemburu kroto bisa mengantongi uang cukup besar antara kisaran 100-300 ribu rupiah untuk sekali perburuan.
Budi daya kroto merupakan usaha yang dapat dikembangkan disekitaran rumah baik secara sederhana maupun secara extra untk menambah penghasilan keluarga maupun usaha utama dalam skala yang besar.
Para penggemar burung kicauan sudah tidak asing lagi dengan kroto yang satu ini, bagi para peternak burung kicauan kroto merupakan pakan utama yang kaya akan nutrisi yang bai untuk burung kicauannya dan diyakini dapat membuat kicauan burung lebih merdu dan bulu burung lebih mengkilap. kroto juga sangat populer sebagai bahan pakan dan umpan yang sangat digemari ikan sehingga sering dicari oleh para pemancing ikan. kroto juga bisa dijadikan salah satu menu pangan yang mungkin terdengar aneh dan juga bisa dijadikan salah satu bahan dalam pengobatan alternatif.
SEPUTAR KROTO
Cara mempersiapkan tempat untuk pemijahan untuk induk ikan mas yang akan dipijahkan perlu dipersiapkan dengan baik sesuai dengan sifat-sifat ikan mas tersebut agar tempat itu disukai sehingga induk ikan mas merasa nyaman sesuai dengan keinginannya perlu dilakukan langkah-langkah sebagai berikut :
1. Restorasi/perbaiki tempat (kolam)
pematang yang telah rusak atau bocor karena ulah binatang lain seperti ular. belut, kepiting air tawar dan lain-lain. harus diperbaiki dengan cara ditambal atau dipadatkan dengan tanah liat. perbaikan pematang yang bocor sekaligus untuk mencegah binatang-binatang tersebut bersembunyi.
rerumputan yang pertumbuhannya tidak terkendali dan menjulur ke dalam kolam harus dibersihkan atau dibabat, tetapi jangan sampai gundul, lumpur yang terlalu tebal harus dihilangkan sebagian, pecahan genteng, bekas bungkus deterjen, kaleng, kayu, harus dibuang dari kolam. Sarana pengairan seperti saluran pemasukan dan pengeluaran air, saringan, papan penyekat, pipa paralon diperbaiki atau diganti dengan bahan dan alat baru agar berfungsi normal kembali sehingga air dapat terkendali sesuai dengan kebutuhan.
2. Dasar kolam dikeringkan
Bila matahari bersinar normal biasanya dasar tanah akan kering dalam kisaran waktu 2-3 hari. apabila cuaca tidak normal atau matahari tertutup awan penjemuran harus ditambah hingga 5 - 7 hari. Pengeringan harus dilakukan karena selain bertujuan menguapkan gas-gas beracun hasil pembusukan yang mungkin terdapat di kolam, memberantas hama penyakit maupun telur-telur ikan buas seperti ikan gabus juga menimbulkan bau yang dapat menggugah atau menimbulkan hasrat induk untuk kawin.
apabila dasar tanah kolam tidak dapat kering karena air hujan terus menerus misalnya harus disiasati dengan pembakaran dedaunan seperti contoh daun pisang, daun rambutan, daun kelapa yang jatuh ke kolam dan lain-lain agar dasar kolam menjadi benar-benar kering, dapat pula mepergunakan batang padi kering.
Selama proses pengeringan perlu diberi kapur tohor secara merata. pemberian kapur ini selain dapat menaikan pH tanah juga ampuh untuk meberantas bibit-bibit penyakit yang mungkin masih berada di dalam kolam. Dosis kapur yang disebarkan adalah 60 gram per m persegi.
Setelah kolam kering terjemur air baru boleh dimasukan melalui saringan yang dipasang pada pintu pemasukan. jangan lupa pintu pengeluaran air harus ditutup rapat-rapat agar tidak ada bocoran, hingga air yang menggenangi kolam pemijahan mencapai 50 -85 cm tinggi airnya.
Induk betina siap dipijah seberat 3 kg memerlukan ruang di kolam seluas 19 m berarti setiap kg induk memerlukan areal 6 m persegi, sedangkan ukurannya dapat 8x2 atau 4.5x4 jadi apabila mempunyai stok induk sejumlah 6 kg, maka ruang kolam yang dibutuhkan adalah seluas 37 m persegi.
TEMPAT UNTUK PEMIJAHAN IKAN MAS
Induk ikan mas ataupun calon induk ikan mas yang akan dilakukan pemijahan/ dikawinkan dari hasil seleksi yang telah dilakukan harus disediakan tempst khusus yaitu kolam pemeliharaan. kolam tersebut nantinya berfungsi untuk mempercepat proses kemarangan telur, penyimpanan indu yang telah dikawinkan dan mempermudah pengawasan sehari-hari.
dikarenakan fungsinya begitu penting maka indu-induk yang telah cukup dewasa/dewasa perlu dirawar galam kondisi kolam yang jernih dan menyehatkan bagi sang induk ikan mas untuk perkembangan atau pematangan. oleh karena itu perlu diperhatikan komposisi makanan yang diberikan maupun area yang dibutuhkan.
Pada umumnya kolam pemeliharaan induk terdriri dari 2 buah, satu kolam untuk induk jantan dan kolam lainnya untuk induk betina. usahakan sistem pengairannya secara paralel, kolam jantan dan betina masing-masing mempunyai pintu air pemasukan sendiri-sendiri. jika tidak dapat kepaksa sistem pengairannya boleh seri dan catatan induk betina harus diletakan diatas dan induk jantan di bawah. hal ini dimaksudkan utuk mencegah perkawinan sendiri karena induk betina gampang terangsang oleh bau sperma janta yang keluar tanpa disengaja mengikuti arus air.
Banyaknya induk ikan mas yang dapat dipelihara per satuan luas kolam tergantung dari kondisi kolam, makanan dan sistem pengairannya. sebagai patokan seekor induk mas seberat 1 kg memerlukan ruang di kolam seluas 5 m persegi misalnya induk yang dikawinkan beratnya 5 kg maka ia membutuhkan ruang kolam seluas 25 m, begitu pun bila persediaan induk 10 kg, luas kolam 2 kali lipatnya. Namun demikian apabila sistem pengairan sangat baik jumlah kg dapat lebih banyak yaitu antara 1 - 4 kg/m persegi. selain padat penebaran faktor lain yang mendukung pematangan adalah suhu air dan makanan.






